Semarak HUT RI, PLN Nusantara Power UP Tenayan Raih Dua Penghargaan di Ajang ISRA 2026

PLTU Tenayan raih Platinum dan Gold Award ISRA 2026 lewat program Dewantara dan Rimba Aruna.
Penulis: Indragirione
Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:31:44 WIB

Pekanbaru – PT PLN Nusantara Power UP Tenayan kembali mengukir prestasi di ajang Indonesia Social Responsibility Awards (ISRA) 2026. Acara digelar pada 6 Agustus 2026 di Swiss-Belhotel Solo, Surakarta. Pada momen tersebut, PLTU Tenayan berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni Platinum Award dan Gold Award.

Platinum Award diperoleh melalui Program Dewantara (Destinasi Wisata Pekanbaru Tebing Tinggi Okura). Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan warga dan penguatan kemandirian ekonomi melalui pengembangan potensi wisata. Inisiatif ini merupakan bentuk dedikasi PLN Nusantara Power UP Tenayan dalam mendorong masyarakat agar mandiri dan mampu menggali potensi lingkungan di sekitarnya.

Sementara itu, Gold Award diraih lewat Program Rimba Aruna. Program ini mengintegrasikan konservasi gajah, pemberdayaan komunitas, dan inovasi lingkungan dengan menonjolkan pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Limbah yang dihasilkan dari proses operasional PLTU Tenayan tersebut tidak sekadar dikelola, tetapi juga disulap menjadi elemen inovasi lingkungan yang mendukung konservasi sekaligus memberikan dampak positif bagi warga.

Pemanfaatan limbah FABA menjadi keunggulan utama Program Rimba Aruna. Material sisa pembakaran batu bara itu diolah dan digunakan untuk berbagai kebutuhan program sehingga memiliki nilai manfaat sekaligus menekan potensi limbah yang tidak terpakai. Inovasi ini menjadi bukti konkret bahwa pengelolaan limbah dapat sejalan dengan upaya pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Manager Unit PT PLN Nusantara Power UP Tenayan, Khoirul Huda. Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja sama seluruh insan PLN Nusantara Power UP Tenayan serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.

Khoirul Huda menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pendorong bagi PLN Nusantara Power UP Tenayan untuk terus menghadirkan program yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan.

"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam Program Dewantara dan Rimba Aruna. Bagi kami, yang paling penting bukan hanya penghargaan yang diterima, tetapi bagaimana program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat. Pemanfaatan limbah FABA dalam Rimba Aruna juga menjadi bagian dari upaya kami untuk terus mencari inovasi agar material hasil samping dapat memberikan nilai guna bagi lingkungan dan masyarakat," ujarnya.

Program Dewantara dan Rimba Aruna merupakan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan PLN Nusantara Power UP Tenayan. Melalui kedua program ini, perusahaan menggabungkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, konservasi lingkungan, pengelolaan dan pemanfaatan limbah, serta inovasi untuk menciptakan dampak berkelanjutan di wilayah operasional.

Bagi PLN Nusantara Power UP Tenayan, capaian di ISRA 2026 menjadi dorongan untuk terus mengembangkan program yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menawarkan jawaban atas tantangan lingkungan. Pemanfaatan limbah FABA menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk mentransformasi material hasil samping menjadi sesuatu yang lebih berharga dan berguna.

Prestasi ini hadir bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia. Hal ini menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata, kepedulian, gotong royong, dan upaya untuk terus memberi manfaat bagi sesama dan lingkungan.

PT PLN Nusantara Power UP Tenayan mengucapkan Dirgahayu Indonesia! Dirgahayu Republik Indonesia! Dirgahayu RI! Selamat HUT ke-81 RI! Semoga semangat Kemerdekaan Republik Indonesia dan Kemerdekaan RI terus menjadi energi untuk berkarya, memperkuat kolaborasi, mengelola limbah secara bertanggung jawab, dan menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan negeri.

Reporter: Indragirione